Showing posts with label Internasional. Show all posts
Showing posts with label Internasional. Show all posts

Saturday, April 27, 2013

Wajah Si Tampan Yang Dideportasi Oleh Arab Saudi

Si Tampan Yang Dideportasi Arab Saudi Ini Memang terbilang sangat Tampan Karena hal ini kalau Melihat Kebiasaan wanita Arab saudi Yang tidak Boleh Berinteraksi Dengan Lawan Jenis secara Berlebihan .

Banyak Orang Yang Memaklumi Hal ini karena Memang wajah Si Omar Borkan Al Gala ini memang Tampak dan Layak dideportasi karena ditakutkan akan mengganggu syahwat para wanita arab saudi

penasaran Bagaimana sebenarnya foto Si Tampan Itu Silakan check dibawah ini

Wajah Si Tampan Yang Dideportasi Oleh Arab Saudi

Wajah Si Tampan Yang Dideportasi Oleh Arab Saudi2Wajah Si Tampan Yang Dideportasi Oleh Arab Saudi3Wajah Si Tampan Yang Dideportasi Oleh Arab Saudi4
Bagaimana Menurut anda Tentang si Tampan diatas ? Apakah Masih Kalah Dengan Ketampanan anda ?

Read More

Friday, April 26, 2013

Pahlawan Indonesia –TKI Selamatkan Majikan

Jika Kita Membaca Kisah Heroik Dari Para Pahlawan Itu Sudah Biasa. Bagaimana Kalau Kisah Itu datang Dari Seorang TKW Indonesia Yang ada Di Taiwan? inilah Sebuah Kisah Yang Inspiratif untuk Kita Semua

Kisah para perempuan pekerja migran Indonesia di luar negeri belakangan ini lebih sering berupa duka dan nestapa. Mereka selalu menjadi korban perlakuan sadis majikan dan ada pula yang harus dipenjara karena terlibat kasus kejahatan.

Pahlawan Indonesia –TKI Selamatkan Majikan

Namun, kisah berikut ini menunjukkan bahwa ada seorang perempuan pekerja migran Indonesia, yang populer disebut TKW (Tenaga Kerja Wanita), tampil menjadi pahlawan. Kisah heroiknya dalam menyelamatkan orang yang dia rawat, dengan mempertaruhkan nyawa sendiri, mengundang perhatian yang cukup tinggi di kalangan media massa akhirnya mendapat penghargaan, baik dari pemerintah setempat maupun dari kantor perwakilan Indonesia di sana.

Perempuan itu bernama Sarini, seorang TKW yang bekerja di Taiwan. Dia nekat terjun ke sungai untuk menyelamatkan seorang majikannya yang nyaris tenggelam. Aksi heroiknya ini banyak mendapat sorotan dari media setempat. Sarini pun dielu-elukan sebagai pahlawan perempuan setempat.

Baik pemerintah Taiwan maupun Indonesia antusias mengabarkan kisah inspiratif itu. Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei (TETO) di Jakarta mengabarkannya langsung kepada kepada VIVAnews. Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei pun memuat kisah Sarini di laman resmi.

Kebijakan "Satu China" menyebabkan Indonesia sampai kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan, sehingga tidak ada kedutaan besar di sana. Namun ketiadaan hubungan diplomatik itu tidak menghalangi kian eratnya hubungan ekonomi dan perdagangan kedua pihak.

Bagi pekerja migran asal Indonesia, Taiwan merupakan salah satu tempat favorit untuk bekerja karena memiliki sistem perlindungan hukum yang baik dan rata-rata kalangan majikan di sana patuh hukum dan tidak memperlakukan pekerja asing secara semena-mena.

Sarini, ungkap TETO, adalah TKW asal Indramayu, Jawa Barat, yang sejak Maret 2013 mulai bekerja di Kecamatan Tian Chong, Kabupaten Chang Hua, untuk merawat seorang nenek bernama Tsai. KDEI mengungkapkan nama lengkap majikan Sarini adalah Huang Zhang Wei, yang pernah mengalami operasi akibat kanker payudara.

Selain penyakit tersebut, kaki perempuan sepuh itu juga sering sakit hingga tidak mampu berjalan normal kembali. Majikan Sarini sering mengeluh sakit kakinya, bahkan sering mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri hidup. Sarini selalu membesarkan hati majikan agar tetap bersemangat untuk melanjutkan hidup.
 
Kisah heroik Sarini bermula ketika dia mendorong kursi roda sang nenek jalan-jalan di suatu taman pada Rabu lalu, 17 April 2013. Dia memang selalu mengajak majikannya jalan-jalan dengan kursi roda di sekitar rumah.

Namun, pada hari itu, tanggal 17 April 2013, majikan ingin diantar jalan-jalan yang agak jauh dari rumah, sembari melihat pemandangan. Tiba di pinggir sungai, majikan minta berhenti untuk istirahat, Sarini memberhentikan kursi roda. Majikan berdiri sesaat, namun tak dinyana dengan cepat dia lompat ke sungai yang yang arus airnya deras sekali.

Jelas saja sang nenek terseret arus deras. Sambil berteriak “jangan”, Sarini spontan ikut terjun ke sungai untuk menyelamatkannya padahal dia sendiri pun tidak bisa berenang. Sarini terbawa arus air hingga sejauh 42 meter dan akhirnya berhasil menangkap majikannya.

Sarini, yang mengalami cedera di tangan dan kaki akibat aksi beraninya itu, berhasil memeluk erat sang nenek. Keduanya sempat bergelut di dalam air selama 10 menit.

Dalam keadaan panik, Sarini menangis dan berteriak minta tolong sebelum warga dan tim penyelamat datang menolong. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit Ren He di Chang Hua karena menelan banyak air sungai. Hingga Selasa kemarin, keduanya masih dalam perawatan intensif.

Selain dari pemberitaan media massa setempat, Sarini menceritakan kembali kisah dramatis itu dalam pertemuan dengan para perwakilan KDEI dan pejabat Taiwan beberapa hari kemudian setelah dirinya pulih.

Kondisi Sarini saat ini, ungkap KDEI, agak trauma dan khawatir majikannya akan melakukan percobaan bunuh diri lagi. Namun, seluruh keluarga majikan sangat menyayangi Sarini, sehingga Sarini masih bersedia meneruskan bekerja di rumah majikan tersebut.

Sarini

Terima Penghargaan

Mempertaruhkan nyawa demi menolong orang lain ramai disiarkan oleh stasiun televisi dan pemberintaan dari media cetak Taiwan. Penyelamatan Sarini itu, ungkap TETO, mendapat tanggapan yang luar biasa dari masyarakat Taiwan.

Sarini juga mendapat penghargaan dari pemerintah lokal Taiwan maupun kantor perwakilan dagang Indonesia di Taipei. Kepala Pekerjaan dan Pelatihan Komite Buruh Taiwan Lin San-gui, pejabat Kabupaten Changhua Yang Zhang Zhong, dan Kepala Kantor Perwakilan Indonesia untuk Taipei, Ahmad Syafri Nurmatias, serta Kepala Bidang Tenaga Kerja KDEI Taipei, Sri Setiawati, pada 22 April lalu bersama-sama berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk Sarini dan majikannya.
 
Selain mendengarkan cerita langsung dari Sarini, para pejabat juga memberinya penghargaan berupa uang tunai, yang nilainya tidak disebutkan.

Lin Sangui dan Yang Zhang Zhong memuji dan menyatakan terkesan dengan perbuatan Sarini. Meskipun baru sebulan lebih bekerja di Taiwan, dia mencintai nenek itu seperti keluarganya sendiri.

Lin Sangui dan Yang Zhang Zhong berharap Sarini cepat sembuh, selain itu mereka juga memberi Sarini hadiah dan penghargaan. Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Jakarta, pada 23 April memberitahu kejadian ini kepada kakak Sarini di Indonesia, Karnesih, dan kakak iparnya, Nurdianto. "Karnesih sangat bangga terhadap adiknya dan dia berharap Sarini bekerja di Taiwan dengan baik," ungkap TETO.

Kisah Sarini dan majikannya ini turut memberi citra positif pekerja Indonesia di Taiwan. Indonesia adalah sumber pekerja asing terbesar di sana.

Saat ini ada lebih dari 200 ribu pekerja Indonesia yang bekerja di Taiwan, ungkap TETO. Di negeri ini mereka mendapat perlindungan upah minimum setara dengan tenaga kerja lokal dan juga dapat memiliki asuransi kesehatan masyarakat Taiwan.

Seiring dengan pertumbuhan hubungan ketenagakerjaan antara Taiwan dan Indonesia, Divisi Visa Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia, sudah menjadi divisi visa terbesar pemerintah Taiwan di luar negeri. Setiap tahun, mereka menangani lebih dari 130 ribu aplikasi visa, di mana sekitar 80 ribu di antaranya adalah adalah visa tenaga kerja.

Semoga Kisah Pahlawan Indonesia –TKI Selamatkan Majikan ini bisa jadi inspirasi KIta semua

Read More

Wednesday, April 24, 2013

Alasan Mengapa Amerika Membuat Bom Boston

Bom Boston Telah Menjadi Berita Yang Luar biasa di Dunia. Hal ini bukan Karena Apa apa Namun memang peran Media Yang selalu membesarkan Berita Ini . sangat berbeda Dengan Penderitaan warga Myanmar yang tertindas . ini seolah tidak pernah terjadi. inilah Konspirasi Tingkat tinggi Dunia. Lalu Apa Sebenernya Maksud Amerika Mengangkat berita Bom boston ini ?
Alasan Mengapa Amerika Membuat Bom Boston
Dalam sebuah pernyataan di televisi segera setelah penangkapan Dzhokhar Tsarnaev (19), pemuda Muslim Rusia yang dituduh sebagai pelaku Bom Boston, Obama mengatakan kepada publik Amerika: “Jelas, malam ini masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Diantaranya, bagaimana para pemuda yang tumbuh dan belajar di sini, sebagai bagian dari masyarakat dan negara kita, melakukan kekerasan seperti itu? Bagaimana mereka merencanakan dan melakukan serangan ini, dan apakah mereka mendapat bantuan? “
Namun, pemerintah AS hanya merilis sangat sedikit informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi. Selain itu, pemerintahan Obama telah menyatakan kemungkinan CIA, FBI dan interogator militer lainnya menginterogasi Dzhokhar tanpa didampingi seorang pengacara. Dengan demikian, informasi mengenai apa yang diperiksa oleh pemerintah dan lembaga intelijennya bisa mereka batasi untuk bisa sampai ke pihak luar.
Di luar pertanyaan yang diajukan oleh Obama, muncul pertanyaan lain yang perlu dijawab lebih dulu: Apakah pemerintah AS mengetahui adanya bom Boston sebelum bom itu meledak? Dan apa peran sikap pemerintah AS terhadap Tsarnaev bersaudara, dalam hubungannya dengan Rusia dan gerakan separatis di Chechnya serta bagian lain dari Kaukasus Utara?
Di samping itu, timbul pula tanda tanya besar mengenai FBI yang merespon permintaan pemerintah asing, yang diduga merupakan pemerintah Rusia, untuk menyelidiki Tamerlan Tsarnaev atas dugaan keterlibatannya dalam “terorisme” Islam.
Permintaan pemerintah asing itu muncul saat kunjungan Tamerlan selama enam bulan ke Rusia yang dimulai pada Januari tahun lalu, di mana ia tinggal bersama ayahnya di Dagestan dan mengunjungi Chechnya, di mana beberapa anggota keluarganya menetap.
Di luar kasus Bom Boston, oknum FBI pernah mengakui bahwa pihak berwenang Rusia telah mengklaim bahwa Tamerlan Tsarnaev merupakan pengikut Islam “radikal” dan mukmin yang taat, dan bahwa ia telah berubah drastis sejak tahun 2010 saat ia siap untuk meninggalkan AS untuk bergabung dengan sebuah gerakan “bawah tanah”.
FBI mengatakan bahwa dalam menanggapi permintaan pemerintah asing ini, mereka “memeriksa database pemerintah AS dan informasi lain untuk mencari hal-hal [mengenai Tamerlan] seperti komunikasi telepon, kemungkinan penggunaan situs online yang terkait dengan aktivitas ‘radikal’, hubungannya dengan orang lain yang tidak biasa, riwayat perjalanan dan rencana perjalanannya, serta riwayat pendidikannya. “
Pernyataan itu menyimpulkan bahwa FBI “tidak menemukan aktivitas ‘terorisme’ apapun, baik di dalam maupun di luar negeri, dan hasil itu telah diberikan kepada pemerintah asing tersebut pada musim panas 2011.”
Media Rusia telah melaporkan bahwa layanan “keamanan” Rusia kemudian menghubungi FBI lagi pada bulan November tahun lalu.
Namun FBI menyebarkan pernyataan yang bertentangan. Ibu Tsarnaev bersaudara, Zubeidat Tsarnaev, mengatakan kepada Russia Today bahwa agen FBI mengatakan kepadanya bahwa “Tamerlan adalah seorang pemimpin ‘ekstremis’ dan mereka takut kepadanya. Mereka mengatakan kepada saya informasi apa pun ia dapat, ia mendapatkannya dari situs-situs web ‘ekstremis’.”
“Ini telah diatur,” tambahnya. “Dia dikontrol oleh FBI selama tiga sampai lima tahun. Mereka tahu apa yang dilakukan anak saya. Mereka tahu tindakan dan situs Internet apa yang ia ikuti … Jadi bagaimana ini bisa terjadi? Bagaimana mereka bisa, mereka mengontrol setiap langkahnya, dan hari ini mereka mengatakan bahwa ini adalah tindakan ‘teroris’. “
Sementara dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Reuters, Anzor Tsarnaev yang merupakan ayah Tamerlan dan Dzhokhar mengatakan bahwa FBI telah mendatangi rumah keluarga Tsarnaev di Cambridge, Massachusetts sedikitnya sebanyak lima kali untuk mencari Tamerlan. Dia berkata: “Mereka mengklaim mereka tengah melakukan tindakan pencegahan. Mereka takut kemungkinan ledakan di jalanan Boston.”
Sang ayah mengatakan bahwa ia pernah hadir di salah satu interogasi FBI di mana agen-agen FBI mengatakan kepada anaknya, “Kami tahu situs-situs yang anda kunjungi, kami tahu di mana Anda dihubungi, kami tahu segalanya tentang Anda. Semuanya.” Seperti halnya sang ibu, ayah Tsarnaev bersikeras bahwa anak-anaknya telah dijebak.
Sumber Rusia melaporkan bahwa kedua orang tua Tsrnaev kemudian diinterogasi oleh Dinas Keamanan Federal Rusia, setelah itu mereka memotong kontak lebih lanjut dengan media Barat.
Laporan mengenai keterlibatan FBI dengan Tamerlan Tsarnaev juga mengundang kritik anggota parlemen AS, termasuk Senator Republik Carolina Selatan, Lindsey Graham, yang telah menyerukan bahwa Dzhokhar diperlakukan sebagai “pejuang musuh” dan diserahkan kepada militer AS.
Di samping itu, tidak ada penjelasan tentang bagaimana eksekusi Tameralan bisa dilakukan. Dan mengenai motif dua “tersangka” melakukan pemboman, terlalu banyak yang tidak jelas dalam tuduhan terhadap dua pemuda Muslim tersebut.
Sementara itu, video yang mendukung Mujahidin Chechnya dilaporkan ditemukan di saluran YouTube Tamerlan Tsarnaev, bersama dengan materi Islam lainnya. Saluran ini memiliki sekitar 700 pelanggan. Moskow Times mengutip “kecerdasan ahli” Rusia, Andrei Soldatov, yang mempertanyakan penanganan FBI dalam kasus ini. “Dia sangat terbuka tentang keyakinannya,” katanya tentang Tamerlan. “Saya bingung, mengapa FBI tidak ‘mengurusinya’ saat itu.”
Sebuah situs web yang mendukung kelompok Islam di Kaukasus Utara menyatakan sebuah pernyataan pada Ahad (21/4/2013) yang menyangkal adanya hubungan antara mereka dan orang-orang yang melakukan pemboman Marathon Boston. “Para pejuang Kaukasus tidak melancarkan kegiatan militer terhadap Amerika Serikat,” lansir KC.
Imarah Kaukasus sebelumnya diketahui mengaku bertanggung jawab atas serangan operasi seperti pemboman di Moskow pada bulan Januari 2011 dan pemboman sistem metronya pada tahun 2010.
Sebuah sumber intelijen Rusia juga mengatakan kepada AFP, “Pada saat ini kami tidak memiliki informasi yang kredibel tentang keterlibatan Tsarnaev bersaudara dengan gerakan Imarah Kaukasus,” organisasi Islam utama di wilayah tersebut.
Maka, apakah pemerintah AS mengetahui tentang pemboman Boston sebelum ledakan terjadi pada Senin (15/4) lalu. Para peserta dalam acara tersebut telah menyatakan apa yang mereka saksikan pada saat itu sebagai perkembangan yang tidak biasa. Pelatih dari University of Mobile’s cross-country team, Ali Stevenson, mengatakan kepada media Alabama bahwa ia merasa aneh bahwa dilaporkan ada anjing-anjing polisi yang mengendus bom baik di awal maupun di garis finish.
“Mereka terus membuat pengumuman kepada para peserta, ‘jangan khawatir, itu hanya latihan,’” katanya. “Jelas, saya tidak percaya mereka hanya latihan,” kata Stevenson. “Saya pikir mereka setidaknya memiliki semacam ancaman atau kecurigaan.”
Jika mereka memang sudah tahu, jelas hal ini menimbulkan pertanyaan. Apakah Bom Boston merupakan kerja intel yang keluar dari kontrol? Ataukah negara sudah tahu tentang hal itu dan membiarkannya?
Satu hal yang jelas: Bom Boston bisa dimanfaatkan oleh pemerintah AS sebagai alasan untuk meningkatkan militerisme lebih lanjut mereka di luar negeri serta tekanan di dalam negeri
Read More

Monday, April 22, 2013

Google Di Denda Jerman Karena Melanggar Privasi

Google Di Denda Jerman Karena Melanggar Privasi, Kabar ini cukup Unik dan Membuat Kita Sedikit Heran Bagaimana bisa Adikuasa Internet Bisa terkena Denda Di negara NAZI itu.

Google Di Denda Jerman Karena Melanggar Privasi

Pemerintah Jerman mendenda Perusahaan Google atas tuduhan pengumpulan data pribadi  secara besar-besaran hal ini termasuk email, beberapa kata sandi dan Juga foto saat google membuat layanan Street View di daerah jerman.

$189.000 dolar AS Merupakan Nilai Denda Yang dikenakan untuk Google akibat Pencurian data dan Privacy di negara Nazi itu. Bagian Keamanan Kota Hamburg mendapati fakta Yang sangat real bahwa saat perangkat Google  yang khusus mengambil beberapa sudut kota Hamburg antara tahun 2008 dan 2010 itu Google juga mencuri dengan mengambil data dari beberapa jejaring nirkabel yang tidak terlindungi. hal ini yang mendukung Jerman Mendenda Google

Luar Biasa Memang jerman saat privacy warganya Sangat dilindungi.

Read More

China Balas Tuduhan Amerika Tentang HAM

China Balas Tuduhan Amerika Tentang HAM. Sudah Menjadi rahasia Umum Kalau Amerika Selalu Sok Berkuasa Sehingga terlalu Peduli dengan apa Yang terjadi di negara lain. Dengan berbagai Alasan hak asasi Manusia Amerika sok Tangguh Pecinta damai dan pembela hak asasi manusia padahal merekalah Yang dengan nyata melakukan penistaan hak asasi manusia.

China Balas Tuduhan Amerika Tentang HAM

Dan inilah Yang menyebabkan China semakin berang dan menyatakan kalau Amerika itu merupakan negara Yang Tidak melindungi warga negaranya sendiri. Amerika dituding sengaja memata matai warganya dan mendiskriminasi perempuan , menekan kaum etnis minoritas dan bahkan sengaja membiarkan kejahatan dengan senjata api terjadi.  dan ini merupakan kejahatan hak asasi manusia.

Xinhua China Bahkan mengeluarkan laporan Yang cukup panjang dari Semua Kabinet Cina, Dewan Negara, Hal ini detail menyatakan bahwa donasi politik untuk mendukung kampanye pemilu di Amerika itu merupakan langkah merusak demokrasi di negara itu, selain itu diskriminasi keagamaan sangat meningkat di amerika.

Didalam semua catatab itu, Cina juga menuduh bahwa perang yang dilancarkan Amerika ke Irak dan Afghanistan merupakan kejahatan perang yang luar biasa dan ini telah melanggar hak asasi manusia Yang sangat asasi.

Read More

Sunday, April 21, 2013

China Tidak Butuh Bantuan Untuk Gempa Dahsyat

China Belum Butuh Bantuan Untuk Gempa Dahsyat. Memang Unik Salah satu Negara ini. China Merupakan Negara Yang kuat Ekonomi Dan Segalanya. Hal ini terbukti saat Negara itu dilanda Guncangan Gempa Yang dahsyat mereka tetap Kukuh tidak BUtuh Bantuan Dari luar.

China Tidak Butuh Bantuan Untuk Gempa Dahsyat

Hal ini bukan Tanpa alasan, sudah Banyak sekali Bantuan Korban Bencana Alam Hanya Dijadikan sebagai Alibi Negara Adikuasa untuk menyusup ke Negara Incaranya. dalam Kasus ini China.

China Menyadari Bahwa negara mereka Mampu Tanpa butuh Bantuan Negara lain terutama Amerika serikat sebagai sekutu israel.

Gempa Dahsyat berkekuatan 6,6 skala richter (SR) itu memang mampu membuat warganya trauma Namun ini tidak akan lama. China Yakin Mampu Menyelesaikan Semua ini dengan cepat. China Terus Berbenah Menolong warganya yang tertimpa longsor dengan cepat. Korban kini sudah mencapai ratusan Orang dan mungkin akan terus Bertambah.

Kita Juga Perlu Curiga jangan jangan gempa China ini sama dengan iran Yang hanya dijadikan sebagai salah satu jalan masuk ke negara saingan amerika. sudah Jamak diketahui kalau china merupakan kekuatan besar di asia Timur Yang jika terus dibiarkan akan membuat Amerika menjadi semakin terpuruk.

Bagaimana menurut anda semua ?

Read More

Penjara Elit Teroris Arab Saudi Sekelas Hotel Bintang

Penjara Elit Teroris Arab Saudi Difasilitasi Spa Perawatan Tubuh ini menjadi sangat menggemparkan Dunia Karena Memang ini diluar kebiasaan Manusia Seperti biasanya. Umumnya penjara itu menakutkan Kalau dibayangkan Namun semua terbantahkan Kalau masuk penjara ini . Disana ada banyak sekali fasilitas Yang mewah dan Luar biasa

Bahkan di dalam penjara ini ada failitas olahraga dan Spa . Menurut arab saudi penjara ini sengaja dibuat untuk menjadikan mantan teroris sadar dengan cara Yang baik. didalam Penjara ini mantan teroris akan mendapatkan pendidikan mental Yang sangat baik.

Penjara Elit Teroris Arab Saudi Difasilitasi

Penjara unik ini terletak di daerah Ibu Kota Riyadh. Di dalam penjara ini  ada fasilitas luar biasa kolam renang ukuran sekelas olimpiade, fasilitas mandi uap,fasilitas  sarana olahraga, dan fasilitas ruang santai untuk menonton televisi. Bahkan bila ada narapidana Yang berkelakuan Baik maka mereka bisa mendatangkan istri mereka dan melakukan hubungan intim disana.

Read More